Rabu, 10/3/2010 |
08:42 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti diketahui,
dalam dua bulan pertama ini, pasar kendaraan bermotor -terutama sektor otomotif
- tumbuh subur. Berarti, efek positifnya merembet ke kinerja industri
manufaktur nasional. Sementara pertumbuhan industri nasional pada kuartal
pertama 2010 diperkirakan akan meningkat dua kali lipat menjadi 3,5-4 persen
dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,88 persen.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian
Perindustrian (Kemenperin) Deddy Mulyadi menyatakan, aktivitas sektor otomotif
mulai bergeliat sejak kuartal terakhir 2009 dan terus berlangsung hingga awal
tahun. Bahkan menyumbangkan sekitar 29 persen terhadap total pertumbuhan
industri tahun ini berada di bawah sektor makanan dan minuman (mamin) 32
persen. "Sektor otomotif dan makanan-minuman (mamin) olahan akan menjadi
motor penggerak pertumbuhan industri pada tahun ini," jelas Deddy, Selasa
(9/3).
Seperti diketahui, penjualan mobil dalam dua bulan pertama tahun ini
menjunjukkan peningkatan yang signifikan dari periode sebelumnya. Selama
Januari-Februari 2010 total penjualan mobil tercatat 102.472 unit meningkat
41,9 persen dari periode yang sama tahun lalu 72.185 unit.
Deddy melanjutkan, dengan dua motor penggerak ini maka pertumbuhan industri
akan membaik pada tahun ini dibanding realisasi 2009. Kemenperin di awal tahun
memprediksi pertumbuhan industri pada 2010 akan berada di kisaran 3,9-4,5
persen, naik dibanding posisi 2009 sebesar 2,52 persen.
Tapi, lanjutnya, rencana kenaikan tarif pajak mobil akan membuat pertumbuhan
sektor otomotif kembali terganggu. Ujungnya, berpotensi merontokkan pertumbuhan
industri tahun ini secara keseluruhan.
Terpisah, Wakil Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia
(Gaikindo) Johnny Darmawan mengaku juga mengkhawatirkan ancaman pajak
progresif. Johnny menjelaskan, peningkatan pasar mobil yang baru pulih dari
krisis sebaiknya dijaga jangan justru ditekan dengan komponen pajak.
"Selama situasi politik di jaga seperti kasus Bank Century dan pajak tak
diterapkan tahun ini akan postif otomotif kita. Pajak ini memang ancaman,"
ujar Johnny.
|